Tuesday, October 11, 2011

Penduduk, Masyarakat dan Kebudayaan

Nama  : Brian Handias
NPM   : 21111536
Kelas   : 1KB02
 ================================================================
Tujuan Instruksional Umum :

Mahasiswa dapat memahami dan menghayati berbagai kenyataan yang diwujudkan oleh pertumbuhan penduduk yang cepat ,Mengkaji pengaruh pertumbuhan penduduk terhadap perkembangan sosial, Mengkaji hubungan antar masalah penduduk dengan perkembangan kebudayaan

Tujuan Instruksional Khusus :

1)        Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian penduduk
2)        Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian masyarakat
3)        Mahasiswa dapat menjelaskan pegnertian kebudayaan
4)        Mahasiswa dapat menjelaskan keterkaitan antara penduduk, masyarakat dan kebudayaan
5)        Mahasiswa dapat menjelaskan tentang permasalahan penduduk
6)        Mahasiswa dapat menulliskan angka kelahiran
7)        Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian angka kelahiran
8)        Mahasiswa dapat menjelaskan dinamika penduduk
9)        Mahasiswa dapat menyebutkan tiga pyramid penduduk
10)    Mahasiswa dapat menjelaskan pyramid penduduk muda, pyramid penduduk tua dan pyramid penduduk stasioner
11)    Mahasiswa dapat menjelaskan tentang persebaran penduduk
12)    Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian rasio ketergantungan
13)    Mahasiswa dapat menjelaskan penertian kebudayaan
14)    Mahasiswa dapat menjelaskan 7 unsur kebudayaan
15)    Mahasiswa dapat menjelaskan  wujud kebudayaan
16)    Mahasiswa dapat menjelaskan 4 macam norma menurut kekuatan pengikatnya
17)    Mahasiswa dapat memberikan contoh norma-norma yang ada di masyarakat
18)    Mahasiswa dapat menjelaskan 8 pranata sosial yang ada di masyarakat

===================================================================
Piramida Penduduk
Sensus penduduk yang diadakan 10 tahun sekali oleh pemerintah kita, bukan hanya menghitung jumlah penduduk saja tetapi juga mendata tentang umur penduduk, jenis kelamin penduduk, tingkat pendidikan penduduk, jenis mata pencaharian dan sebaginya. Kesemuanya ini menunjukkan susunan penduduk atau komposisi penduduk dinegara kita pada tahun tersebut. Komposisi penduduk suatu Negara dapat dibagi menurut komposisi tertentu, misalnya komposisi penduduk menurut umur, menurut tingkat pendidikan, menurut pekerjaan dan sebagainya.
               Dengan mengetahui komposisi penduduk menurut umur dan jenis kelamin, dapta disusun/dibuat apa yang disebut piramida penduduk, yaitu grafik susunan penduduk menurut umur dan jenis kelamin pada saat tertentu dalam bentuk pyramid. Golongan laki-laki ada diseblah kiri dan perempuan disebelah kanan. Garis aksisnya (vertical) menunjukkan interval umur dan gari horisontalnya menunjukna jumlah atau prosentasi..
Komposisi penduduk menurut umur dan jenis kelamin dapat ditampilkan dalam bentuk grafik yang disebut piramida penduduk.


  1. Bentuk-Bentuk Piramida Penduduk
    Bentuk Piramida pendudk dibedakan menjadi 3 macam, yaitu :
    • Bentuk Limas (Expansive)
      Menunjukkan jumlah penduduk usia muda lebih banyak dari pada usia dewasa maupun tua, sehingga pertumbuhan penduduk samngat tinggi. Contohnya: Indonesia, Mesir, Filipina, Nigeria, dan Brazil.
    • Bentuk Granat (Stationer)
      Menunukkan jumlah usia muda hampir sama dengan usia dewasa, sehingga pertumbuhan penduduk kecil sekali. Contohnya: Amerika Serikat, Belanda, Norwegia, dan Finlandia.
    • Bentuk Batu Nisa (Constructive)
      Menunjukkan jumlah pendduk usia tua lebih besar dari pada usia muda. Jumlah penduduk mengalami penurunan, contohnya: Negara-negara yang baru dilanda perang. 
     





Negara-negara berkembang pada umumnya memiliki piramida penduduk berbentuk limas, sedangkan negara-negara maju umumnya berbentuk granat atau batu nisan.
Ciri-ciri struktur penduduk pada tiap bentuk piramida :
  1. Piramida Penduduk Expansif memiliki ciri-ciri :
    • Sebagian besar berada pada kelompok penduduk muda
    • Kelompok usia tua jumlahnya sedikit
    • Tingkat kelahiran bayi tinggi
    • Pertumbuhan penduduk tinggi
     
  2. Piramida Penduduk Stasioner memiliki ciri-ciri :
    • Penduduk pada tiap kelompok umur hampir sama
    • Tingkat kelahiran rendah
    • Tingkat kematian rendah
    • Pertumbuhan penduduk mendekati nol atau lambat
     
  3. Piramida Penduduk Constructive memiliki ciri-ciri :
    • Sebagian besar penduduk berada pada kelompok usia dewasa atau tua
    • Jumlah penduduk usia muda sangat sedikit
    • Tingkat kelahiran lebih rendah dibanding dengan tingkat kematian
    • Pertumbuhan penduduk terus berkurang
     
 2.  Kondisi Penduduk Indonesia
      Piramida Penduduk Indonesia Tahun 2000
Kondisi penduduk Indonesia tahun 2000 berdasarkan piramida penduduk di atas menunjukkan beberapa hal berikut ini :
  1. Pertumbuhan penduduk mengami penurunan, jika dibandingkan dengan tahun 1990
  2. Angka ketergantungan masih sedang yaitu lebih kurang 53, sehingga tingkat kesejahteraan masih rendah
  3. Angka kelahiran masih terus meningkat
  4. Rasio jenis kelamin 98, dimana penduduk perempuan lebih banyak dari pada laki-laki

 PERSEBARAN PENDUDUK
kecenderungan manusia untuk memilih daerah yang subur untuk tempat tinggalnya, terjadi sejak
pola hidup masih sangat sederhana. Itulah maka sejak masa purba daerah sangat suur selalu menjadi perebutan manusia, sehingga tidak salah lagi bahwa daerah yang subur ini kemungkinan besar terjadi kepadatan penduduk. Sudah barang tentu hal semacam ini terjadi di daerah/Negara yang pola hidup penduduknya masih bertani.

Daerah semacam inilah yang kemudian berkembang menjadi daerah perkotaan, daerah tempat pemerintahan, daerah perdangangan dan sebagainya. Prinsip tempat tinggal mendekati tempat bekerja yang secara langsung atau tidak, menimbulkan ketidakseimbangan penduduk ditiap-tiap daerah. Sehingga terjadi daerah yang berpenduduk padat. Dari prinsip itulah kemudian terjadi perpindahan pendudu dari satu daerah ke daerah lain.

===================================================================

 Studi Kasus : Melihat dari angka sensus penduduk Indonesia dari tahun 1980 - 2000, angka ketergantungan masih sedang yang lebih kurang 53, sehingga bisa dikatakan bahwa tingkat kesejahteraan masyarakat Indonesia masih rendah. Inilah sekarang, menjadi tugas pemerintah untuk meningkatkan angka kesejahteraan masyarakat, karena pemerintah di pilih oleh rakyat untuk mensejahterakan mereka. Jika pemerintah berhasil mencanangkan program peningkatan kesejahteraan rakyat, maka niscaya masyarakat akan sejahtera.



Sumber referensi :
http://biebi-habibi.blogspot.com/2010/10/tugas-isd-minggu-ke2-penduduk.html

No comments:

Post a Comment